Konvergensi dan Digitalisasi seharusnya memudahkan hidup kita

Dijaman yang canggih dan eranya teknologi dan konvergensi digital, semua serba pake nomer, pencet ini itu jadilah apa yang kita mau apa yang kita ingin pasti terlaksana ah… Nyaman sekali hidup dijaman digital ini, mau ngobrol sama teman nun jauh disana tidak perlu bertamu, cukup dari rumah ada banyak fasilitas yang bisa kita manfaatkan telpon sms chating dan berjibun situs pertemanan bisa kita manfaatkan tanpa dikenakan biaya cukup sediakan saja paket data (sama aja bo’ong hehehe) atau sekedar mau melakukan pembayaran listrik, telpon, air, kreditan motor tidak perlulah bawa uang segepok dan tergopoh gopoh kekantor kas cukup sediakan selembar kartu gesek sana gesek sini beres dan bisa dilakukan dari rumah dengan memanfaatkan fitur sms (wuihhh nyaman…).

Tetapi dari semua kemudahan itu tentu ada kelebihan dan kelemahanya seperti yang penulis alami dengan salah satu produk digital yaitu kartu uang sebuah kartu jika dimasukan kedalam mesin
bisa mengirim dan mengeluarkan uang juga bisa menjadi alat pembayaran yang sah. Mohon maaf penulis hanyalah karyawan yang bergaji UMP dan rakyat biasa, hanya sekedar sharing pengalaman saja bukan bermaksud sombong atau berlagak kaya.

Cerita berlanjuuut…
Kemudahan dan efesiensi bertransaksi dengan kartu tentu tidak diragukan lagi tetapi penulis mengalami masalah dengan yang satu ini, hari itu 17/11/2011 pertengahan bulan adalah deadline semua pembayaran bulanan dengan santai saya menuju sebuah gerai mesin uang masukan kartu pencet nomor membayar listrik, telpon,kredit motor, selesai. masih ada sisa buat sikecil saya pikir cukup buat kirim tapi terperanjat saya melihat layar monitor “transaksi gagal bla..bla…bla” waduh perasaan masih ada tuh duit, cek saldo sisa goban ahh Kemana tuh duit!!! Perasaan campur aduk jantung berdegup kencang dengan bersungut sungut saya telpon pusat panggil “halo bla bla bla” dengan santai dan tanpa perasaan bersalah dia menjawab “sudah telpon sipenerima belum masuk apa nggak? Mungkin sedang error uang masuk tapi notifikasi bilang gagal” saya telpon mak sikecil suruh cek dan ternyata uang sudah masuk, alamaaak ketipu mesin uang, seharusnya saya mendapatkan kompensasi atas kencangnya detak jantung.

Cerita selanjutnya….
Siang itu 1/12/2011 kembali memasuki mesin uang trouble terjadi salah memasukan PIN tiga kali karena kebodohanku sendiri rupanya itu pin sms, “aaaah sialan uang seimprit aja pake di blokir!!” kembali telpon pusat panggil dan di sarankan ke kantor cabang utama yang jauhnya lebih 5km, terpaksa deh ijin sama si boss setengah hari.

Siang pukul satu sudah di depan CS antrian Sudah banyak tapi satu CS melayani satu customer hampir 15 menit sangat tidak efisien dan membuang waktu saya yang hanya ingin merubah PIN. tiga jam manyun di kursi panjang, beginikah proses konvergensi yang katanya memudahkan hidup kita dari jadul ke modern?? Seperti kapok berurusan dengan birokrasi, tetapi masih untung dilayani CS yang cantik jelita dan body yang membuat mata sejuk, amarah yang tadi memuncak seketika hilang berganti dengan senyuman manis dan uluran jabat tangan yang mulus “selamat siang pak ada yang bisa saya bantu” trik yang jitu menempatkan Customer Service perempuan cantik, coba kalau CS nya laki laki dan berwajah sangar mungkin sudah kutendang dia karena terlalu lama, bayangkan tiga jam antri hanya untuk merubah angka 6 digit, T E R L A L U…

ini ceritaku berdasarkan pengalaman pribadi hanya sekedar berbagi mudah mudahan bisa bermanfaat buat saya sendiri juga buat orang lain.

Dikirim menggunakan Wordmobi

Iklan

12 thoughts on “Konvergensi dan Digitalisasi seharusnya memudahkan hidup kita

    • iya nih bro meyer tau aja deh… Terpaksa duit nyangkut gak bisa dikeluarin tukang kredit dah ngejar – ngejar mulu, mau besok lagi ntar ijin lagi dooonk 😀

      • sis Meyer donk, cewek je aku 😉 … kalau aku mah nggak biasa pegang kartu kartu an …. males , enak cash, maklum duitnya nggak byk sih, kalau byk emang enak pakai kartu ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s